0,00 Rp

Tidak ada produk di keranjang.

Belanja keperluan pernikahan ada disini!

[email protected]

+62881-8518-322

0,00 Rp

Tidak ada produk di keranjang.

5+ Pedoman Resepsi Pernikahan Ditengah Wabah

More articles

Heikamu.comhttp://Heikamu.com
Heikamu.com adalah sebuah platform yang mengumpulkan beberapa pelaku usaha dibidang pernikahan. Sehingga calon pengantin dapat dengan mudah menemukan pelaku usaha terbaik di setiap daerah.

Pedoman Resepsi di tengah Wabah Corona. Kebetulan tanggal pernikahanmu telah disepakati jauh-jauh hari oleh kedua keluarga besarmu dan keluarga besar calon pasanganmu, cenderung mustahil untuk memundurkan hari pernikahan yang sudah di tetapkan.

Namun ternyata, tanggal pernikahanmu terasa ternodai dengan adanya pandemi covid-19 atau virus corona yang telah mewabah di hampir seluruh wilayah Indonesia.

Kamu dan calon pasanganmu merasa bingung, bagaimana menyiasatinya, sementara kamu sudah terlanjur memberitahu teman-teman dekatmu, bahwa kamu akan menikah dalam beberapa bulan kedepan.

Pedoman Resepsi di tengah wabah
Pernikahan Bu Dokter & Pak TNI dari jepretan epic @wi_cha @wichaphotography_official

Grup WhatsApp keluarga besarmu lantas riuh dengan adanya salah satu anggota grup yang membagikan berita tentang pembubaran paksa di suatu resepsi oleh pihak kepolisian.

Pikiranmu semakin runyam, apalagi kamu tidak mengetahui kapan pandemi ini akan berakhir, sementara pihak keluarga dari calon pasangan tetap menginginkan agar pernikahan sebisa mungkin tetap di jalankan.  

Pandemi Covid-19 tentu membuat pemerintah melarang adanya acara yang berpotensi memunculkan kerumunan, pengajian ditiadakan, kegiatan belajar mengajar juga di ganti dengan pembelajaran daring. Tak terkecuali pandemi ini juga berdampak pada acara pernikahan.

Jangan heran apabila ada acara resepsi yang tiba-tiba di datangi polisi lantas acara yang seharusnya berjalan khidmat tersebut terpaksa dibubarkan karena jelas berpotensi menimbulkan kerumunan.

Berikut ini adalah pedoman ketika kamu hendak menikah di tengah pandemi corona :

 

1. Tetep Tenang

 

Hal pertama yang harus kamu lakukan adalah tetap tenang dan jangan panik, diskusikan permasalahan yang ada dengan wedding organizer atau dengan keluargamu. Pemerintah pun sudah menetapkan protokol khusus bagi yang ingin menyelenggarakan pernikahan ditengah wabah corona.

 

 

2. Berpikir Positif

 

Menikah di saat pandemi tentu menjadi sebuah tantangan tersendiri, karena adanya protokol berbeda yang harus dipatuhi.

Tentunya, bukan berarti pernikahan ditengah pandemi tersebut di anggap sebagai momen yang menyedihkan karena tidak bisa menyelenggarakan pesta pernikahan yang meriah.

Justru ditengah wabah virus corona yang mewajibkan masyarakat untuk menerapkan physical distancing, tentu akan membuat momen pernikahan tidak akan terlupakan seumur hidup.

Untuk kamu yang akan menyelenggarakan resepsi pernikahan saat pandemi covid-19 belum berakhir, tentu kamu tak perlu risau, tetaplah berpikir positif dengan adanya ujian ini.

 

 

3. Tetap Mematuhi Protokol dari Pemerintah

Pernikahan Bu Dokter & Pak TNI dari jepretan epic @wi_cha @wichaphotography_official

Jika kamu ingin melangsungkan akad di KUA, pastikan kamu tetap mematuhi protokol yang ada, misalnya ketika akad menggunakan sarung tangan, calon pengantin, saksi dan penghulu wajib mengenakan masker. Selain itu di dalam KUA juga hanya diperbolehkan maksimal 10 orang saja yang diperbolehkan melihat prosesi akad.

Ke-10 orang tersebut pun haruslah menjagak jarak minimal 1 meter dari tamu yang hadir, dan pastikan orang yang ada di dalam ruangan tersebut dalam kondisi sehat, tidak sedang batuk dan demam.

Jika ingin mengundang Penghulu, adakanlah prosesi akad di tempat terbuka, pastikan para pengunjung tetap menjaga jarak dan sediakan tempat untuk cuci tangan, bila perlu gunakan hand sanitizer.

Jika resepsi di laksanakan di tempat tertutup pastikan kebersihan selalu di jaga, sebisa mungkin hindari cipika-cipiki, salam tradisional atau namaste akan mengurangi potensi penularan covid-19, hal ini bukan berarti kita sombong, bagaimanapun juga sikap waspada sangatlah diperlukan.

 

 

4. Manfaatkan Media Sosial

 

Lantas bagaimana dengan tamu yang lain? Tentu saja kamu bisa manfaatkan sosial media seperti live di instagram, youtube atau zoom. Setidaknya hal ini akan menjadi salah satu jalan bagi teman yang ingin menjadi saksi atas pernikahanmu.

 

 

5. Modifikasi Konsep Acara

Menyelenggarakan resepsi ditengah pandemi covid-19 tentu saja membuat beberapa acara berubah, misalnya tidak menyeting sound system dengan keras, hal ini tentu akan mengundang masyarakat sekitar untuk datang berkunjung, settinglah sound system hanya untuk kalangan sendiri, yang penting ada bunyi-bunyian entah dari organ tunggal atau dari mp3. 

Pernikahan Bu Dokter & Pak TNI dari jepretan epic @wi_cha @wichaphotography_official

Untuk urusan katering, tentu saja kamu tidak akan memesan makanan dalam jumlah banyak, jika memungkinkan koordinasikan kepada Wedding Organizer agar piring yang digunakan adalah piring rotan dengan alas kertas, jika menggunakan piring keramik sebisa mungkin piring yang kotor langsung dicuci dan jangan digunakan pada saat itu. 

Jika kamu sudah terlanjur memesan catering dalam jumlah banyak, padahal tidak mungkin resepsi tersebut dihadiri oleh banyak orang. Tenang koordinasikan ke bagian katering, sisa dari makanan tersebut bisa di bungkus untuk kemudian dibagikan ke panti asuhan atau ke orang-orang yang masih terpaksa bekerja seperti tukang becak atau tukang ojek.

 

Pernikahan saat wabah virus corona tentu akan memberikan kenangan tersendiri, di mana pernikahan yang kamu selenggarakan tidak melibatkan banyak orang. Kamu tentu harus merasa legowo ketika teman-teman di luar kota tidak bisa kamu undang.

Tentu saja hal ini berdampak bagi pengeluaran yang semakin sedikit, kamu tidak memerlukan uang hingga puluhan juta untuk menyelenggarakan resepsi ditengah wabah corona, hal ini karena ada banyak anggaran yang kamu pangkas, seperti souvenir, katering, dan lain sebagainya.

Agar pernikahan makin berkesan, jadikan saja masker kain sebagai souvenir, jika sisa anggaran masih cukup banyak kamu juga bisa menjadikan hand sanitizer sebagai souvenir pernikahan, tentu saja hal ini sangat bermanfaat bagi para tamu undangan.

Pada prinsipnya, pernikahan di tengah wabah corona haruslah menerapkan physical distancing kepada para tamu undangan, selain itu kebersihan venue dan kebersihan diri haruslah menjadi perhatian.

- Advertisement -

Tidak ada Perangkingan terhadap vendor yang tampil dalam website.

Hati-hati Penipuan!, Kami tidak bertanggung jawab atas transaksi dengan vendor.

Pastikan anda datang kesanggar atau gallery tempat vendor tersebut berkantor.

Latest