Keluarga Istri Ikut Campur Urusan Rumah Tangga? Berikut 7 Cara Menyikapinya

0
2614
keluarga istri ikut campur urusan rumah tangga
https://www.pexels.com/id-id/

Ketika mertuamu ikut campur dalam urusan rumah tangga kalian, perlu kamu ketahui untuk menyikapinya kamu tidak perlu menggunakan kekerasan. Kalau tidak istri kamu harus memilih antara suaminya atau orang tua, padahal ada cara lain yang lebih bijak untuk menyikapi orang tua istri yang selalu ikut campur urusan rumah tangga kalian. Seorang profesor di Universitas Cambridge, yaitu Dr. Terri Apter mengatakan tantangan yang paling besar dalam hubungan rumah tangga adalah mertua. Kamu akan dituntut untuk menciptakan hubungan yang baik dengan mereka, tentu saja hal itu gampang gampang susah. Akan terasa mudah jika mertuamu itu sosok orang yang pengertian dan menghormati kamu sebagai menantu. Namun apa jadinya jika mertua kamu justru sebaliknya, tentu saja itu akan menjadi tantangan untukmu. Berikut bridespedia akan memberitahukan cara yang bijak untuk menyikapi keluarga istri ikut campur urusan rumah tangga kalian.

Keluarga Istri Ikut Campur Urusan Rumah Tangga? Berikut 7 Cara Menyikapinya

1. Diskusikan dengan Pasangan

Jika keluarga istri sudah melampaui batas, kamu perlu membahasnya dengan istrimu dan menjelaskan pandanganmu dengan baik serta kepala dingin. Jangan terdengar menyalahkan keluarga istri karena istrimu akan menjadi tidak nyaman.

Utarakan saja bahwa maksud kamu baik yaitu agar kamu berdua bisa semakin mandiri dalam mengambil keputusan sebagai sebuah keluarga yang independen dan tidak merepotkan pihak lain.

2. Tetapkan Batasan-batasan

Hal ini yang perlu banget dibahas antara kamu dan istrimu. Bagaimana batasan-batasan yang perlu dilakukan agar rumah tanggamu bisa mewujudkan visi dan misi membangun keluarga yang sakinah mawaddah warahmah. Jangan sampai ada masalah sedikit langsung bercerita ke orang tua atau langsung minta pendapat mereka.

Lagipula, ada beberapa hal yang seharusnya hanya  kamu dan istrimu ketahui, maka sudah sepantasnya segala urusan rumah tangga kamu selesaikan berdua saja tanpa campur tangan orang tua.

3. Hindari Mengabaikan Keinginan dan Kebutuhan Mertua Ataupun Keluarga Istri

Wajar saja bila mertuamu atau bahkan keluarga dari istrimu mengkhawatirkan kehidupan rumah tanggamu. Namun terkadang memang ada beberapa yang terlalu berlebihan. Untuk menyikapinya, sebisa mungkin jangan abai dengan keinginan dan kebutuhan mertua ataupun keluarga istri. 

4. Menyaring Masukan dan Kritik Keluarga Istri

Banyaknya masukan dan kritik dari keluarga istri membuatmu merasa keluarga istri terlalu ikut campur urusan rumah tanggamu. Padahal bisa loh kamu menyaring masukan dan kritik yang mereka berikan. Lalu menyampaikan dengan santun alasan mengapa masukan yang itu tidak diterapkan dalam rumah tanggamu.

Keluarga istri memberikan banyak masukan dan kritik mungkin karena mereka sudah melalui masa-masa tersebut juga. So, hadapi dengan bijak ya.

5. Hindari Meminta Istri Untuk Memilih Antara Orang Tua Atau Kamu

Terkadang saking seringnya keluarga istri ikut campur urusan rumah tanggamu, tanpa sadar kamu akan melampiaskannya ke istrimu sendiri. Entah jadi badmood lalu nyuekin istri, atau bahkan kamu akan meminta istrimu untuk memilih antara orang tua atau kamu sebagai suaminya.

Walaupun memang kewajiban perempuan bila sudah menikah adalah mentaati suami sepenuhnya. Namun kamu juga perlu memberitahukannya dengan baik-baik. Agar ia merasa lebih nyaman. Terlebih kamu adalah nahkoda dalam rumah tanggamu. Maka bersikap bijaklah.

6. Cobalah Untuk Mediasi Bila Sudah Keterlaluan

Mediasi menjadi salah satu cara bila keluarga istri sudah sangat mengganggu kehidupan rumah tanggamu. Mediasi tersebut sebaiknya selesai dengan cara kekeluargaan. Karena terkadang, keluarga istri hanya butuh lebih dianggap dan dimengerti saja. Namun kurang tahu cara menyampaikannya.

7. Buktikan Pada Keluarga Istri Bahwa Kamu Bisa Menjadi Suami yang Baik dan Bertanggung Jawab

Ada banyak faktor kenapa keluarga istri ikut campur urusan rumah tanggamu. Yang sering terjadi biasanya karena istrimu adalah anak kesayangan mereka ataupun karena mereka masih menyimpan rasa khawatir dan belum sepenuhnya mempercayaimu sebagai suami untuk menghidupi dan membahagiakan anak mereka.

Oleh karena itu, satu-satunya cara adalah dengan membuktikan bahwa kamu bisa membawa rumah tanggamu menjadi rumah tangga yang mandiri dalam memenuhi semua kebutuhan keluarga termasuk istrimu.

Itulah 7 cara menyikapi keluarga istri ikut campur urusan rumah tangga mu. Bagaimanapun rumah tanggamu adalah tanggung jawabmu. Jadikan permasalah yang ada sebagai proses kamu menjadi seorang kepala rumah tangga bahkan menjadi seorang ayah idaman. Semangat.

5/5 - (4 votes)
Bridespedia
Author: Bridespedia