Inilah Prosedur dan Syarat Menikah Lagi Setelah Cerai

0
495
syarat menikah lagi setelah cerai
https://www.pexels.com/id-id/

Syarat Menikah Lagi Setelah CeraiSemua orang yang sudah menjalin hubungan pernikahan, sangat tidak menginginkan sebuah perceraian. Namun banyak dari pasangan suami istri yang memilih untuk bercerai, karena mereka menganggap perceraian merupakan satu satunya jalan untuk menyelesaikan masalah dalam rumah tangga tersebut. Bahkan kita sering melihat pasangan suami istri tersebut kembali lagi memiliki ikatan pernikahan setelah melakukan perceraian. Pastinya akan ada syarat oleh suami istri tersebut dalam melangsungkan pernikahan setelah bercerai, supaya pernikahan sah dalam agama maupun negara. Bagi kamu yang ingin tahu syarat dan prosedur menikah setelah bercerai, kamu bisa membaca artikel yang satu ini.

Inilah Prosedur dan Syarat Menikah Lagi Setelah Cerai

1. Macam-macam Talak dalam Islam

Sebelum ingin rujuk kembali, pasangan harus mengetahui terlebih dahulu ketentuan dan perbedaan talak. Karena tidak semua perceraian bisa rujuk kembali. Berbicara mengenai talak, talak merupakan ikrar suami di hadapan Pengadilan Agama untuk melepaskan istri dan menyebabkan putusnya perkawinan. Berdasarkan Kompilasi Hukum Islam Pasal 118, 119 dan 120, terdapat tiga macam talak yaitu sebagai berikut: 

  • Talak Raj’I

Ini merupakan talak kesatu atau kedua, suami berhak rujuk selama istri berada di masa iddah. 

  • Talak Ba’in Sugra

Talak Ba’in Sugra tidak boleh dirujuk kecuali pasangan yang bersangkutan melakukan akad nikah baru dengan mantan suaminya meskipun dalam masa iddah. Pasangan yang termasuk dalam Talak Ba’in Sugra terdiri dari:

    • Talak yang terjadi qabla al dukhul atau talak satu dan dua yang tidak memakai iwadh (penggantian harta) tetapi talak sebelumnya bersetubuh.
    • Terjadinya tebusan atau khulu
    • Talak oleh Pengadilan Agama.
  • Talak Ba’in Kubra

Merupakan talak yang terjadi untuk ketiga kalinya. Suami yang telah melakukan Talak Ba’in Kubra tidak boleh rujuk ataupun menikah kembali dengan mantan istrinya. Apabila ingin rujuk kembali maka mantan suami istri harus menunggu sampai sang mantan istri menikah dengan orang lain lalu keduanya bercerai. Perceraian tersebut karena cerai mati maupun cerai gugat agar bisa memenuhi syarat untuk menikah kembali. 

 

2. Prosedur Menikah Kembali di KUA Setelah Bercerai

Bagi pasangan yang sudah bercerai dan ingin menikah kembali maka harus memenuhi syarat umum dan khusus. Terkait dengan syarat umum sama seperti syarat umum bagi pasangan lajang. (Baca:  Ini Syarat Nikah untuk Laki-laki yang Wajib Diketahui Calon Pengantin).

Terkait dengan syarat khusus, pasangan dapat mendatangi Kantor Urusan Agama sesuai dengan wilayah tempat tinggal istri dengan membawa persyaratan administratif sebagai berikut:

  • Fotokopi KTP dan Kartu Keluarga (KK) masing-masing 1 (satu) lembar.
  • Surat Keterangan untuk rujuk dari Kepala Desa atau Lurah sesuai tempat domisili (blanko model R1)
  • Akta Cerai asli beserta lampiran putusan dari Pengadilan Agama
  • BIla status janda atau duda karena talak maka harus menunggu masa iddahnya selesai
  • Fotokopi Surat Kematian Suami atau Istri dan Surat Keterangan Kematian dari Kepala Desa/ Lurah yang menerangkan ybs ditinggal mati pasangannya atau N6 (Bagi Duda/ Janji karena ditinggal mati atau cerai mati).

Pemohon yang telah membawa semua persyaratan dokumen ke KUA akan diperiksa oleh Kepala KUA. Apabila semua dokumen telah lengkap maka KUA akan memberikan lembar pemeriksaan dokumen bagi pasangan. Sehingga sehingga nantinya akan mendapat jadwal untuk kehendak nikah di KUA ataupun tempat lain. Setelah itu calon pengantin akan melaksanakan akad nikah sesuai dengan waktu yang telah mereka setujui dan akan mendapat Buku Nikah sebagai bukti bahwa keduanya sah sebagai pasangan suami istri.

5/5 - (4 votes)
Bridespedia
Author: Bridespedia