0,00 Rp

Tidak ada produk di keranjang.

Belanja keperluan pernikahan ada disini!

[email protected]

+62881-8518-322

0,00 Rp

Tidak ada produk di keranjang.

Dilema Ketika Meninggalkan Orang Tua Setelah Menikah? Ini Jawabannya

More articles

meninggalkan orang tua setelah menikah
www.pexels.com

Menikah merupakan jenjang teratas dalam sebuah hubungan percintaan. Pernikahan merupakan tempat dimana kita harus menjadi pribadi yang menjadi lebih dewasa dan bertanggung jawab akan kehidupan kita serta pasangan kita. Dan dapat dipastikan salah satu dari kalian atau bahkan kalian berdua akan meninggalkan orang tuanya masing masing. Apalagi buat seorang perempuan yang biasanya dijaga oleh kedua orang tuanya dan sekarang harus meninggalkannya untuk ikut sang suami tinggal, pasti akan terasa berat. Begini dilema ketika meninggalkan orang tua setelah menikah.

Dilema Ketika Meninggalkan Orang Tua Setelah Menikah? Ini Jawabannya

Hukum Meninggalkan Orang Tua Setelah Menikah

Setelah seseorang menikah mereka akan dihadapkan pada dua pilihan terkait dengan tempat tinggal. Pilihan tersebut adalah memilih untuk tetap bersama orang tua ataupun hidup mandiri. Di dalam syariat Agama Islam, tidak ada larangan yang menyebutkan bahwa anak tidak boleh tinggal terpisah dengan orang tuanya. 

Meskipun sudah menikah, terutama wanita tentunya memiliki kewajiban untuk menaati dan patuh terhadap suami di jalan kebaikan. Dengan demikian, walaupun sudah menikah lantasti akan mengabaikan dan melupakan orang tua. Anak masih bisa menjalankan kewajibannya sebagai anak dan istri secara beriringan tanpa meninggalkan salah satunya.

Cara Berbakti yang Tepat Bila Tidak Tinggal Bersama Orang Tua?

meninggalkan orang tua setelah menikah
https://www.pexels.com/id-id/

Berikut merupakan 6 cara memuliakan orang tua ketika kamu memilih untuk tinggal terpisah dengan mereka yakni sebagai berikut:

1. Menjaga Komunikasi dengan Orang Tua

Berbakti dengan orang tua dapat dilakukan dengan menjaga silaturahmi dan komunikasi. Sekalipun anak sudah menikah, ia tidak boleh memutuskan hubungan begitu saja hanya karena telah berkeluarga. Allah juga melarang dan tidak menyukai seseorang yang memutuskan tali silaturahmi.

2. Rajin Berkunjung ke Rumah Orang Tua

Setelah kamu menikah, kamu bisa menunjukkan bakti dengan rajin mengunjungi orang tua. Jangan sampai lalai dan lupa karena lebih mengutamakan kesibukan. Kamu bisa menjadwalkan rencana kunjungan ke rumah orang tua agar bisa melihat kondisi dan kabar mereka. Saat mengunjungi pun alangkah baiknya untuk membawa bingkisan agar mereka senang dan merasa diperhatikan.

3. Memberikan Sebagian Penghasilan

Kamu masih bisa memberikan sebagian penghasilan kepada orang tua setelah menikah. Apabila istri tidak memiliki pekerjaan dan penghasilan tetap maka masih bisa membantu menafkahi atas izin suaminya. 

Sedangkan untuk wanita yang memiliki penghasilan sendiri bisa memberikan pendapatannya karena penghasilan istri menjadi hak untuk istri. Saat memberikan pun alangkah baiknya meminta izin dengan suami terlebih dahulu karena bagaimanapun suami adalah kepala rumah tangga dan meminimalisir salah paham.

4. Senantiasa Mendoakan Orang Tua

Mendoakan orang tua adalah kewajiban setiap anak dan dapat dilakukan ketika orang tua masih hidup maupun sudah meninggal dunia. Karena doa dari anak-anak yang shaleh menjadi salah satu amal jariyah yang merupakan perbuatan baik dengan pahala yang senantiasa mengalir sampai kapanpun.

5. Merawat Orang Tua Atas Izin Suami

Di dalam penerapannya, anak seringkali susah untuk merawat orang tua ketika sudah berumur karena kendala kesibukan ataupun hal lainnya. Tapi alangkah baiknya kita sebagai seorang anak untuk merawat dan memuliakan orang tua ketika mereka sudah mengalami usia tua. Maka dari itu anak dianjurkan untuk merawat menjaganya. Apabila istri ingin merawat orang tuanya, maka suami bisa mendukung dan memberikan izin agar sang istri bisa memenuhi kewajiban sebagai anak. 

6. Bersikap dan Berbuat Baik

Senantiasa bersikap dan berbuat baik kepada orang tua adalah kewajiban setiap anak. Seperti yang diperintahkan Allah dalam Surah Al Isra ayat (23) yang menyebutkan bahwa setiap anak wajib berbakti kepada orang tua dan tidak membentak dan mengucapkan perkataan yang baik. Dengan menikah tak bisa menjadi alasan untuk menghindar dari orang tua dan melupakannya.

 

Keuntungan Tinggal Secara Mandiri

meninggalkan orang tua setelah menikah
https://www.pexels.com/id-id/

1. Tidak Membebani Orang Tua

Sebenarnya tugas orang tua adalah sampai anaknya menikah.Setelah itu menjadi tanggung jawab suaminya dalam membimbing dan mengarahkan sang istri. Ketika sudah dewasa dan berkeluarga sudah saatnya untuk meringankan beban orang tua karena masih tinggal bersama. Dengan tinggal bersama ditakutkan hanya akan menambah beban pikiran mereka karena terdapat anggota baru yang juga ikut tinggal bersama.

2. Belajar Mandiri

Ketika memilih untuk tinggal terpisah dengan orang tua maka pasangan akan belajar mandiri. Ada banyak kebutuhan dan impian pasangan yang harus mereka wujudkan secara mandiri seperti rumah yang nyaman, membeli kendaraan, pendidikan anak, cara pola asuh dan lain sebagainya yang tidak melibatkan peran keluarga lagi. 

3. Bisa Menjalankan Kewajiban Suami Istri

Apabila kamu masih tinggal dengan orang tua maupun mertua maka akan sulit untuk menjalankan kewajiban sebagai suami istri. Keduanya akan terbatas ruang geraknya karena masih ada orang tua yang harus kamu layani dan perhatikan. 

Sehingga perhatian dan fokus akan terbagi kepada pasangan dan orang tua. Dengan tinggal terpisah maka pasangan akan lebih mudah untuk berekspresi dan tidak terkekang oleh aturan orang tua yang terkadang berbeda jalan pikirannya. 

- Advertisement -

Tidak ada Perangkingan terhadap vendor yang tampil dalam website.

Hati-hati Penipuan!, Kami tidak bertanggung jawab atas transaksi dengan vendor.

Pastikan anda datang kesanggar atau gallery tempat vendor tersebut berkantor.

Latest