8 Cara Mengatur Uang Belanja Agar Tidak Boros, Yuk Lebih Hemat!

0
261
cara mengatur uang belanja agar tidak boros
https://www.pexels.com/id-id/

Cara Mengatur Uang Belanja Agar Tidak BorosDalam kehidupan rumah tangga mengatur keuangan supaya tidak boros adalah hal yang sangat penting. Memang tanpa kita sadari pengeluaran saat berbelanja untuk memenuhi kebutuhan keluarga sangatlah banyak itu menjadikan keuangan menjadi dalam rumah tangga menjadi boros. Belum lagi jika ada keperluan yang mendadak dan mengharuskan mengeluarkan uang yang cukup banyak, bukankah kamu akan merasa kebingungan dan kalut. Buat kamu yang ingin mengatasi masalah tersebut, Bridespedia ada nih tipsnya nih supaya kamu bisa mengatur keuangan dalam rumah tangga menjadi lebih hemat. Simak caranya ada di bawah ini.

8 Cara Mengatur Uang Belanja Agar Tidak Boros, Yuk Lebih Hemat!

1. Menghitung Pemasukan Suami dan Istri

cara menyimpan uang agar tidak boros
https://www.pexels.com/id-id/

Mengatur keuangan dengan efisien dan baik dapat mewujudkan keluarga yang sejahtera dan meminimalisir masalah di kemudian hari. Apalagi berhubungan dengan uang dan harta suami istri yang harus dikelola dengan baik agar tidak boros. Kamu bisa menghitung pemasukan dari pendapatan masing-masing setiap bulannya. 

Pemasukan dalam hal ini bukan hanya penghasilan dari keduanya tetapi tambahan pendapatan lainnya seperti insentif, tabungan masing-masing hingga hasil dari investasi. Di dalam mengelola keuangan rumah tangga diperlukan keterbukaan mengenai pemasukan serta harta lainnya setiap bulannya agar lebih mudah dan cermat dalam mengatur keuangan.  

2. Membuat Anggaran Pengeluaran dan Pemasukan

uang untuk keperluan sehari-hari apakah itu boros
https://www.pexels.com/id-id/

Anggaran pengeluaran per bulan biasanya terdiri atas pengeluaran yang bersifat tetap seperti biaya listrik dan air, belanja bulanan, biaya sehari-hari, biaya makan, kebutuhan rumah tangga, dana sosial, biaya transportasi, internet, asuransi, dana hiburan dan lain sebagainya.

Untuk mengatur uang belanja agar tidak boros, kamu dan pasangan bisa membuat rincian anggaran pengeluaran dan pemasukan. Catat semua perkiraan pengeluaran dengan rinci dan detail. Pastikan untuk mengikuti kebutuhan bukan keinginan yang membuat keuangan membengkak.

3. Alokasikan Dana dengan Baik

cara mengatur keuangan rumah tangga agar tidak boros
https://www.pexels.com/id-id/

Mengalokasikan keuangan bersama ke dalam dana darurat bisa membantumu mengatur uang rumah tangga. Berikut merupakan contoh alokasi dana yang bisa kamu lakukan untuk mengatur uang rumah tangga agar tidak boros:

  • Dana Sosial

Dana sosial biasanya terdiri dari uang zakat 2,5% dari penghasilan setiap bulannya, sedekah, iuran, arisan, dan dana lainnya yang berhubungan dengan sosial.

  • Biaya Primer Bulanan

Mengalokasikan biaya untuk kebutuhan primer sangat penting agar lebih bijak dalam mengatur keuangan. Alokasikan dana sebesar 30% dari total penghasilan bersama untuk membiayai berbagai kebutuhan dan biaya hidup. Seperti tagihan listrik, air, biaya makan, transportasi, internet, asuransi, belanja barang rumah tangga, dan lain sebagainya. 

  • Dana Investasi

Alokasikan pendapatan sebesar 5 hingga 10% untuk dana investasi sesuai dengan penghasilan bersama. Dimana investasi bermanfaat untuk mencapai financial freedom dan mempersiapkan biaya untuk kebutuhan lain di masa depan. Bentuk investasi saat ini sangat beragam seperti perhiasan, saham, properti, tanah dan reksadana.

4. Cicilan Barang Primer

cara menghemat uang setiap hari
https://www.pexels.com/id-id/

Alangkah baiknya untuk mengambil cicilan barang-barang primer atau utama agar tidak boros. Barang-barang primer bisa berupa properti ataupun kebutuhan lain yang sifatnya besar seperti rumah, kendaraan, barang elektronik dan lain sebagainya. Perlu untuk diingat bahwa parameter keuangan yang sehat adalah cicilan yang tidak boleh melebihi 30% dari penghasilan. 

5. Dana Darurat

cara agar tidak boros jajan
https://www.pexels.com/id-id/

Dana darurat merupakan sejumlah uang yang disiapkan sebagai dana cadangan oleh pemiliknya untuk mengantisipasi kejadian tak terduga di masa depan. Anggap saja seperti menabung namun untuk kebutuhan mendesak dan tidak terduga di kemudian hari. Manfaat dana darurat bisa berupa dana kesehatan yang tidak pasti, kebutuhan tidak terduga, adanya PHK dan lain-lain. 

Dana darurat yang ideal adalah sebesar tiga kali dari pengeluaran. Misalnya pengeluaran rumah tangga per bulan adalah 6 juta per bulan, maka dana yang diperlukan adalah 3 x 6 juta yakni 18 juta rupiah. 

6. Hindari Berhutang

 

cara mengatur uang belanja agar tidak boros
https://www.pexels.com/id-id/

Sebenarnya sah-sah saja untuk berhutang, tapi jangan sampai berhutang hingga menggunakan jaminan yang terlalu besar. Atau bahkan berhutang demi gaya hidup yang tidak sesuai dengan pendapatan. Karena nantinya akan membuat keuangan membengkak dan tidak sehat. Oleh karena itu kamu bisa mulai berhemat dengan cara membatasi pengeluaran untuk aktivitas dan barang-barang konsumtif.

7. Berlatih Menabung

cara mengatur uang belanja agar tidak boros
https://www.pexels.com/id-id/

Agar tidak boros, usahakan untuk menabung. Dengan menabung maka akan menekan pengeluaran yang tidak terlalu kamu butuhkan dengan pasangan. Sisihkan 5-10% setiap bulannya dari penghasilan kedua belah pihak agar nantinya bermanfaat untuk kebutuhan tersier di masa depan.

Bila mengalokasikan dana sebesar 5-10% dirasa terlalu sulit, maka bisa menabung sedikit demi sedikit agar semakin terbiasa. Kamu bisa menabung dengan konsisten setiap harinya mulai dari 10 ribu hingga 50 ribu setiap harinya.

5/5 - (4 votes)
Bridespedia
Author: Bridespedia