Berapa Biaya Pembuatan Akta Kelahiran Terlambat? Cek Disini

0
502
biaya pembuatan akta kelahiran terlambat
https://www.pexels.com/id-id/

Buat kamu bunda-bunda yang sudah mempunyai sang buah hati tapi belum sempat untuk membuat akta kelahiran karena belum punya waktu yang cukup atau tidak tahu bagaimana cara pembuatannya. Padahal jika membuat akta kelahiran sang buah hati tepat waktu (tidak telat) pembuatannya tidak ada biaya atau gratis.

Terus bagaimana kalau pembuatan akta kelahirannya telat? Maka kamu harus membayar  denda karena kamu telat membuatnya. Untuk pembayarannya kisaran seratus ribu rupiah sampai yang paling tinggi satu juta rupiah.

Persyaratan Dokumen Pembuatan Akta Kelahiran

Orang tua yang ingin membuat akta kelahiran dapat mendatangi Kantor Kependudukan dan Catatan Sipil sesuai domisili dengan membawa beberapa persyaratan yakni sebagai berikut:

  1. Surat Pengantar dari RT/RW sesuai domisili
  2. Surat Keterangan Kelahiran dari Rumah Sakit, Dokter, Bidan, Klinik, Puskesmas, atau yang lainnya
  3. Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) yang asli maupun fotokopi
  4. Bagi penduduk non permanen wajib menyertakan KTP, SKSKPNP (Susunan Keluarga Penduduk Non Permanen) dan SKDS (Surat Keterangan Domisili Sementara)
  5. Fotokopi Buku Nikah atau Akta Perkawinan dari Catatan Sipil bagi pasangan selain Islam
  6. Fotokopi Akta Kelahiran Suami dan Istri
  7. Melampirkan Fotokopi Paspor untuk WNA
  8. Surat Keterangan dari Kepolisian untuk Anak yang Tidak Diketahui Asal-usulnya
  9. Surat Keterangan dari Lembaga Sosial Khusus untuk Kelahiran Anak Penduduk Rentan
  10. Melampirkan Surat Kuasa dan Materai Rp. 6000
  11. Formulir Permohonan Pencatatan Kelahiran bermaterai Rp. 6000.

Biaya Pembuatan Akta Kelahiran

Ternyata hingga saat ini masih banyak orang tua yang menunda pembuatan akta kelahiran dengan berbagai alasan. Mungkin karena terkesan rumit, memakan waktu, dan harus mengikuti birokrasi pemerintah yang terkadang menyulitkan. Namun berdasarkan Undang-undang No 23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan Pasal (27) ayat (2) menyebutkan bahwa penerbitan Kutipan Akta Kelahiran adalah tanpa ada biaya.

Berapa Biaya Pembuatan Akta Kelahiran Terlambat?

Terkait dengan biaya pembuatan akta kelahiran yang terlambat, terdapat batas waktu keterlambatan dalam mengajukan akta kelahiran. Hal tersebut sesuai dengan ketentuan Peraturan Perundang-undangan Nomor 24 Tahun 2013 Pasal (27) ayat (1), menyebutkan bahwa setiap kelahiran wajib dilaporkan kepada Instansi Pelaksana Setempat paling lambat 60 hari setelah kelahiran. 

Apabila mengajukan pembuatan akta kelahiran melewati batas maksimum yang sudah ada maka pemohon harus membayar denda. Berdasarkan website hukumonline.com, setiap daerah di Indonesia sebenarnya memiliki Peraturan Daerah masing-masing yang memuat penjelasan dan ketentuan denda keterlambatan akta kelahiran. Adapun biaya denda maksimal sampai satu juta rupiah.

Prosedur Penerbitan Akta Kelahiran

Melansir dari laman dindukcapil.rembangkab.go.id, penerbitan akta kelahiran dapat dilakukan dengan beberapa prosedur sebagai berikut:

  1. Pemohon adalah orang tua anak yang lahir, atau orang yang diberi kuasa dapat mendatangi Kantor Disdukcapil
  2. Petugas loket pelayanan akan menerima dan memeriksa berkas permohonan. Apabila berkas belum lengkap maka Petugas mengembalikan kepada pemohon untuk dilengkapi
  3. Petugas pelayanan memberikan paraf dan nomor pada berkas permohonan yang sudah lengkap, mencatat pada buku pendaftaran akta kelahiran dan menyerahkannya pada petugas register
  4. Kemudian Petugas register menerima berkas dan mencatat pada register akta kelahiran dan meneruskan register akta kelahiran ke petugas loket pelayanan. Petugas loket pelayanan akan meminta tanda tangan pemohon dan saksi-saksi pada register akta kelahiran. Setelah itu, petugas loket pelayanan mengembalikan register akta kelahiran pada pegawai di bidang pencatatan sipil dan menerbitkan tanda terima berkas kepada pemohon.
  5. Petugas pencatat register pada bidang pencatatan sipil memberikan register dan dokumen lainnya kepada kasi pencatatan kelahiran untuk diverifikasi lebih lanjut.
  6. Kasi pencatatan kelahiran memeriksa kesesuaian register dengan berkas pemohon.
  7. Bila telah sesuai, kasi pencatatan kelahiran memberikan paraf pada register akta kelahiran dan meneruskannya pada Operator Komputer
  8. Operator komputer menginput data register akta kelahiran ke dalam sistem komputer sesuai yang tercatat pada register akta kelahiran dengan menggunakan SIAK dan mencetak Kutipan Akta Kelahiran pada kertas tindasan dan meneruskan register serta kutipan akta kepada kepala bidang pencatatan sipil
  9. Kepala bidang pencatatan sipil memverifikasi dan meneliti kesesuaian kutipan akta kelahiran dengan berkas pemohon,dan memberikan paraf pada berkas yang telah sesuai;
  10. Operator komputer mencetak kutipan akta kelahiran yang telah memiliki tanda tangan dari kepala bidang pencatatan sipil pada blangko asli dan meneruskannya ke Kepala Dinas
  11. Kepala Dinas menandatangani register dan kutipan akta kelahiran, kemudian meneruskan kutipan akta kelahiran kepada staf tata usaha untuk di stempel selanjutnya ke petugas loket penyerahan berkas
  12. Pemohon menyerahkan tanda terima berkas kepada petugas loket penyerahan berkas dan Petugas loket penyerahan berkas mencari kutipan akta kelahiran sesuai tanda terima berkas dan menyerahkan kutipan akta kelahiran kepada pemohon.
5/5 - (4 votes)
Bridespedia
Author: Bridespedia