27.4 C
Indonesia
Selasa, Mei 25, 2021

8 Bentuk Penyesalan Setelah Menikah, Wajarkah?

- Advertisement -

Pernikahan jelas mengubah segala-galanya. Memunculkan banyak hak dan kewajiban baru. Pernikahan pastilah sesuatu yang berat dan butuh diperjuangkan selalu. Maka dari itu, tak jarang jika muncul penyesalan setelah menikah.

Wajar apabila pasangan pernah mengalami penyesalan setelah menikah. Tapi, itu semua tergantung seberapa baik kamu dan pasangan menghadapinya. Tiap pasangan perlu berusaha untuk membiasakan diri dengan pola kehidupan yang baru.

 penyesalan setelah menikah
menyesal setelah menikah  https://unsplash.com/

Menikah memang bukan perkara mudah apalagi main-main, perlu banyak pertimbangan dan mengambil pertimbangan secara bijak agar tidak berujung penyesalan di kemudian hari.

Tapi, kalau udah kadung berada pernikahan dan muncul rasa menyesal, harus gimana? Apa aja sih, bentuk-bentuk penyesalan setelah menikah yang mungkin muncul? Tenang, bridespedia akan menyajikannya, sehingga bisa kamu bisa mengantisipasinya!

Wujud penyesalan setelah menikah yang mungkin bisa saja kamu alami!  

1. Bentuk Badan Berubah

Menjadi rahasia jamak orang, kebanyakan suami atau istri setelah menikah, bentuk badan tak lagi segar. Entah itu menjadi buncit ataupun tidak langsing lagi.

Terutama untuk wanita, kehamilan berubah banyak hal pada dirinya, termasuk bentuk dan berat badan. Tentu hal ini bisa berujung penyesalan ketika tidak diselesaikan.

Jangan risau Mom, Dad! Setelah menikah, agendakan berolahraga bersama. Jogging atau bersepeda contohnya. Selain menjaga tetap bugar dan bentuk badan bagus, juga bisa membuat rumah tangga harmonis. Lakukan berolahraga rutin bersama pasangan dan anak-anak!

2. Teringat Mantan

Mungkin sebagian orang, sebelum menikah mempunyai mantan pacar. Ada kalanya, kenangan bersama mantan pacar muncul, bahkan parahnya, mantan pacar hadir kembali.

Hal seperti ini, jika terus-menerus terjadi bisa berujung penyeselan setelah menikah dan sangat mungkin membandingkan mantan pacar dengan pasangan.

Teringat mantan membuat diri mempertanyakan kenapa dulu tidak menikah dengan dia saja? Atau, “ah pasanganku tak seperti mantanku yang begini-begitu”. Jelas bisa merusak ikatan pernikahan.

3. Me Time Berkurang

Setelah menikah, waktu banyak dihabiskan bersama pasangan dan anak-anak. Sehingga,  waktu untuk diri sendiri jelas berkurang. Nah hal ini akan menjadi penyesalan setelah menikah, karna me time bisa dibilang sebagai self reward.

Luangkan waktu untuk pasangan bersama dirinya sendiri tanpa ada intervensi dari apapun. Hal ini akan membuat susana hati lebih semangat dan kuat menjalani kehidupan rumah tangga.

4. Karier Macet

Hal ini umum dirasakan oleh seorang wanita yang telah menjadi istri. Kewajiban baru yang diemban, bisa membuat karier harus dipupuskan dan dikubur dalam-dalam.

Tentu akan menjadi penyesalan. Bahwa hidupnya sekarang, bukanlah milik dia lagi. Namun, wanita berkarier setelah menikah bisa dilakukan. Coba komunikasikan dengan pasanganmu!

5. Tak Bebas Lagi!

Sebelum menikah, kongkow ke sana kemari bareng sahabat atau teman. Tentunya tak lagi bisa dilakukan dengan bebas ketika sudah menikah. Ada tanggung jawab kepada pasangan, pekerjaan rumah, mencari nafkah, dan mengurus anak-anak.

Rutinitas yang padat ini, membuat kamu sulit untuk bertemu temanmu. Tapi, sesekali, bolehlah berkumpul bersama teman! Ya memperpanjang tali silaturahmi.

6. Tidak Menikah dengan Orang Pilihan Hatinya

Terkadang, terdapat beberapa kejadian orang menikah dengan yang bukan pilihan hatinya. Sebab perjodohan contohnya. Hal ini, akan berujung penyesalan jika tidak berusaha untuk menghadirkan cinta untuk pasangan.

7.  Merasa Tidak Cocok

Wanita dan pria tentu hadir dalam banyak sekali perbedaan diantaranya. Sebenarnya, perbedaan ini ialah anugrah. Namun jika diteruskan akan semakin merasa tidak cocok dan berujung peyesalan setelah menikah.

8. Tidak Siap Memiliki Anak

Tidak selalu orang yang sudah menikah merasa siap untuk menjadi orangtua. Perkara mempunyai anak bisa menjadi sebuah peyesalan setelah menikah. Merasa masih ingin berduaan saja bersama pasangan.

Hal ini sebenarnya bisa diselesaikan. Contohnya, mengikuti progam hamil agar proses memiliki keturunan bisa direncanakan lebih baik. Tentu, suami dan istri bisa lebih siap. Sehingga akan membuang peyesalan setelah menikah.

- Advertisement -spot_imgspot_img

Latest news

Related news

- Advertisement -